Sabtu, Oktober 29, 2005

UNTUK SAHABAT

ingin ku dendangkan lagi
mimpi yang telah mati
bersamamu kini
ingin ku gapai semua dengan pasti

bersamamu ku ingin nyanyikan
luka yang sempat tertahan
hati ingin menangis
di pelukan......

satu rasa yang hancur
kini mulai tertata
hadirmu membuat dunia
terasa lebih bercahaya

cahayamu...
menyinari remuknya jiwa
hanya hadirmu
yang bisa bangkitkan hangat
dalam dinginnya angin malam

antara rasaku dan persahabatan

persahabatan
yang mebuat kita dekat
itu pula yang membuat aku merasakan
rasa lain yang mencekat

kita selalu bersama
tertawa, bercanda
yang mebuat kita
dalam aliran yang indah

rasa ini ingin aku katakan
namun yang lain
seakan tak menerima
atas rasa ini padamu

fitnah dan cerca yang buatku bimbang
membuatku merasa bersalah
dengan semua itu

biarlah.......
hanya aku simpan saja
walau rasa ini
makin menghimpit

MERAJUT INDAH PELANGI

tubuhku penuh debu dan noda..
tubuhku penuh luka yang perih terseret kerikil jalan yang tajam
hatiku beku..aku tak tau apakah arti hidupku
aku terseret gelombang yang tinggi..terpelanting
terpuruk ku disisi malam..

saat ku berada diambang keputus asaan..
dan dunia terasa begitu gelapnya..
ada secercah cahaya..menyinariku..
membangkitkan aku dari ketiadaan..
mengobati luka yang telah lama kurasakan
mencairkan kebekuan hati yg mengkristal

kamu adalah puteri dari langit ketujuh..
tiada kata sesal dalam diri untuk mencinta
tiada sepatah kata yang pernah melukai hati
ketulusanmu adalah emas
cintamu sepanjang jaman..

apa yang dapat kuberikan padamu sayang..
seluruh hidupku adalah luka..
kan kucoba mencintaimu..
biarkan hati ini mencair..
dan bisa menerima arti cinta dan sayang
yg selama ini tak pernah kuperdulikan

seperti masa bergantii..
merajut indahnya pelangi cinta kita
menuai kebahagian bersamamu

KENANGAN CINTA

Kala senja pagi datang menjelang
Rembulan malam seakan meredup dalam keheningan
Kutakut berharap akan cinta
Menghilang menjauh dari hati batinku
Apalah dayaku
Takut dalam kegelapan
Takut pula dalam keheningan
Merajah langkah tanpa tau arah
Sendiri ku berkelana mencari cinta
Samar ku mendengar
Akan suara hati dan jiwa yang merana
Alun-alun kudengar suara melodi
Melodi cinta akan kesedihan yang mendalam
Kutatap langit yang membisu
Seolah tertawa dan mengolok ragaku sepi
Hanya bintang yang menjadi saksi bisu
Menusuk dan menebus ulu hati
Kurenungkan kenangan indah akan cinta
Menjadi hari bahagia teristimewa
Bersama dia

Rabu, Oktober 26, 2005

JIWA DALAM PASUNGAN

Sebuah jiwa terpasung dalam kesendirin panjang
Diantara tembok-tembok kematian dengan tawa penuh sindir
Hanya terpaku berharap keajaiban
Tanpa sepatah kata sanggup terlontar

Sebuah jiwa terpasung yang lelah
Dengan segala kepasrahan meniti hari
Tak adakah sedikit kesempatan melintas
Tuk nikmati dunia yang terpampang dihadapnya

Sebuah jiwa yang terpasung
Menggerutu dalam hati
Kapankah ajal kan menjemput
Agar jiwanya terbebas dari pasungan

SABDA MATAHARI

Rangkaian awan hitam untaian bintang redup menghiasi perjalanan cinta matahari dan bulan
Wahai bulan apakah artiku tanpa senyum mu
Kubiaskan cahyaku pada jagad raya
serukan aku adalah engkau dan engkau adalah aku
biarkan cinta kita menyejukan rasa semesta
Niscaya cinta itu menghangatkan bunga pepohonan dan gunung
jangan biarkan awan kelam menghalangi kita
Saat aku letih bersinar
senyumlah padaku agar derita ku menjauh
tuntun aku dalam gengaman hati mu wahai sang dewi
Raut wajah keindahan menerpa laksana embun kesucian
Membungkus makna hadir ku bagimu
rasuki roh ku dengan untaian makna cinta
selami jiwaku temukan permata hati
Maka mengertilah engkau
mengapa takdir ku di penuhi bencana
Aku menjerit dalam keindahan yang begitu menjelita
kurangkul sedih kesedihan menjadi kebahagiaan
selembut pelita abadi membasahi naluri cinta ku
tanya ku membekas hingga menjadi jawaban
aku datang padamu saat itu
dengan membawa sejuta makna kasih yang memerah bila tersapu kelam
Sang yang kau tak hanya elok bilamana senyum mu
yang menguntai membasahi padang yang kering
tapi di saat kau pun menjerit dalam sutra yang lembut
bening masih tersimpan ayu mu
melepas perih duhai dewi
dapatkah aku terus memeluk mu
karena aku tak sangup melepas rasa
di mana aku rasakan puncak bestari cahaya kemilau
Ku baringkan kau dalam hati ku
yang begitu jauh dalam melebihi antara bulan dan matahari
Hai keindahan senja yang ke emasan
ingin kurasuki jiwa mu
hinga kita jauh begitu dekat
sang pengelana malam yang memancarkan pantulan titik semesta
ingin ku hadiahi kau pengadil nya
setiap detak jantung dan nafas ku
ku pangil nama mu hinga tiada waktu
pada suatu hari itu

SORE YANG KUTUNGGU

kutengadahkan dua bola mataku pada langit ..bintang... bulan... matahari dan awan
kuhadapkan tubuhku pada timur..tenggara..selatan dan barat daya..
kupijakkan kakiku pada tanah..pasir...dan bebatuana
ku berlari lari ,memijak mijak mencari cari setitik harap,
setitik harap untuk menjadi sebuah kenyataan..
bukan lebur disini tapi mati berjuang disana
disebuah negeri dongeng yg termimpi mimpi
disebuah cita cita yg menggantung gantung
hingga jiwaku lepas bebas
menjadi roh yg tak bergantung dijasad...
hingga tetes airmata terhenti mengalir'
sore yg layu... sore yg sayu ..aku menunggu

KAU GETARKAN DADAKU

Tak pernah kurasakan
Perasaan begini mendalam
Pertama kali setelah sekian lama ku mengenalmu
Kaulah yang menyegarkan rasa hati

Hatiku yang terbuka mencari-cari arti
Menutup seluruh kesunyian yang ada
Memecah kembali senyuman
Dan gelak tawa

Kaukah gadis berambut panjang
Dalam cahaya purnama penerang malam
Di matamu ada rasa terpancar
Di bibirmu ada senyum menyinar

Kepadamu gadis
kau getarkan dadaku
kau resahkan rasaku dalam penantian
kau pilukan hatiku dlm kerinduan

Kepadamu gadis
Usah pendamkan rasa
Dalam mencari saat bahagia

RINDUKAH AKU

Saat itu....
Sering kudengar ungkapan
Lembut penuh perasaan
Tutur bicara mendamaikan
Rengekan manja mempesona
Membuai lelap tidur malamku

Dan saat ini....
Bagaikan kukehilangan
Rasa, hati, jiwa dan perasaan
Suaranya yang merdu menawan
Tiada lagi ungkapan manis bermadu
Membujuk merayu meminta simpati
Yang kini sangat kurindukan...

Ketika itu....
Bila tirai malam melabuhkan sauhnya
Selalu suaranya yang terdengar
Walau sebentar namun cukup bermakna
Agar hilang rindu yang mencekam jiwa
Kasih kian berpadu erat, teguh dan kukuh
Hingga tiada siapapun bisa memisahkannya..

Dan saat ini....
Tiada lagi semuanya itu
Hingga ada rindu menyentuh kalbuku
Lantas merantai tangkai hatiku
Sehingga nafasku menjadi sesak
Jiwaku meronta kegelisahan
Naluri terselubungi berbagai persoalan
Tidurku terganggu pikirankupun berseru
Kenapa begini?

Kini,
Aku sering termenung sendirian
Mengulang kembali kenangan
Saat-saat gembira suka dan duka
Memadu kasih berpadu janji
Yang menjadi memori indah
Menghiasi kamus hidupku
Dan....
Terasa bagaikan ada suara berbisik
Jelas terngiang-ngiang di telingaku
Hingga sukar kulelapkan mata
Walaupun malam kian larut
Ku tak tahu pasti mengapa
Rindukah aku padanya ...

BAHAGIA UNTUKMU

pergi lah bila itu bisa membuat mu bahagia..
berjalan lah dan jangan pernah menoleh kebelakang lagi..
pergi lah dan bawalah seluruh rasa ku..
biar aku disini tanpa secercah rasa dan asa
membangun dan membuka asa dan rasaku padamu butuh doa dan jawaban dari TUHAN ku..
ketika doa mendapat jawaban ku terima dengan sukacita dan penuh cinta
namun kini persembahan dari doa kita harus tersia..
biar lah jangan di risaukan
mari kita kembali kan kepadaNYA
bukan kita yang mengkhianti doa kita..
tapi memang jalan nya harus tersia..
tersenyum lah engkau untuk kebahagianmu
dan aku akan tersenyum untuk kebahagianmu juga..
tentang kebahagian ku..??
tak perlu engkau risaukan..
bahagia melihat engkau bahagia
itu cukup membahagian kan untuk ku..
kembali ku katakan..
akan kubangun tembok setinggi cakrawala
di dalam kisi hati ku..
dan takkan kubiar kan seorang pun untk menggapai nya..
sampai TUHAN ku membuka kan nya..
akan ku jalani asa ku sendiri..
takkan ku toleh kan lagi ke hadapmu..
bahagiaku untukmu..

AKU TAK BISA

Lihat diriku yang tak bisa melupakanmu
Tatap mataku,, maka kau akan tahu
seberapa pedih hatiku
Pandangi aku seperti dulu . . .
Saat kau masih bersamaku
Tahukah kamu aku merindukanmu??
Merindukanmu,, seperti mengingat kenangan
yang tak kan pernah kembali
Tahukah kamu aku membencimu??
Bukan amarah tapi bukti kasih sayangku
Bisakah kau mengerti aku??
Bahwa sesungguhnya aku masih rindu denganmu
Walau nyatanya ku berkata tidak
tapi hatiku mengerang dan berkata ya
Seluruh pengorbananku tak kan pernah berarti untukmu
Mungkin sekarang telah ku temukan penggantimu
Pengganti hadirmu,,bukan cintamu
Mengapa aku tak bisa melupakanmu??
Mengapa??
Apakah aku harus berteriak dan memberitahu seisi dunia
Bahwa aku sangat membutuhkanmu sekarang
Jika itu bisa membuatmu kembali padaku
Akan ku lakukan
Sebagai bukti tulusnya cintaku
Tak dapat ku melihat kenyataan
Suatu keadaan yang menyadarkan aku
Kau tak ada di sampingku lagi
Mungkin untuk selamanya . . .

AKU MASIH MENYAYANGINYA

akhirnya harus ku akui...
jika ternyata selama ini
hanya bohong yang kuberi
pada hatiku ini...
hanya dengan satu kalimat
aku lupakan semua nya
aku hilangkan semua
kenangan yang ada di hati
semua tentang dirinya
hanya dengan satu senyum
aku teriakkan padanya
bahwa aku bahagia
dan aku tak merana
tapi jauh dalam satu sudut
di hatiku yang dalam
aku ingin menangis
aku ingin berteriak
bahwa aku sangat kecewa
dan aku sangat tersiksa
ingin rasanya aku memeluk
dan mengeluhkan semua
tapi pada siapa...?
dan untuk apa...?
apakah bisa membuatnya kembali
berada disisiku ini
dan akhirnya...
akupun harus akui
walau berat ku akui
aku masih menyayanginya
dan...
"aku butuh membutuhkannya"

PUTRI HUJANKU

Di situkah kau, wahai putri hujanku?
Hembuskanlah rona kasihmu yang tulus
Tolonglah aku, tenangkan diriku
Jangan berpaling melihat kerapuhan ini
Jinakan hati liarku yang tehempas
di cakrawala tak terbatas...
kamu sangat mengahangatkan dingin ku
menemani ku menggantikan malam mencekan
di setiap mimpi burukku ...
yang menjadikan sebuah perisai dari kejujuran

ingatkan ku atas sucinya sebuah hubungan
dan tipisnya batas benci dan kasih sayang
mahligai yg tercipta diantara kita
seperti rapuh namun sungguh itu arti dari pertanggung jawaban

aku hanya minta waktu sejenak
menyingkir dari pahitnya dunia nyata
untuk menunggu mu dialam keabadian
dengan menggenggam banyak harapan

KETIKA KAU INGKAR

Ketika kurasakan ada hati yang terluka,
Kucoba berdiri ..mesti kaki masih tertatih - tatih dalam pelukan do'a
Memang ada rasa yang kecewa dibalik tirai cinta
Mega mendung nan kelam semakin terasa duka
Seharusnya aku tak seperti ini.....
Aku sadar betul.....
Dan aku tahu betul....
Tapi aku adalah manusia biasa
Yang memiliki hati dan rasa

Aku tahu bahwa cinta membawa konsekuensi
Aku tahu rasa kangen bukan sekedar ilusi
Aku tahu rasa sayangku begitu tinggi
Dan aku tahu nun jauh disana...langitpun tergores pelangi

Ya...memang ada yang terlupakan...
Ketika cinta terungkap...pasti ada kebahagiaan....
Ketika kurasakan kangen...pasti ada rasa kerinduan
Ketika ku katakan harapan...pasti ada bayang khayalan
Dan ketika perpisahan tiba ....pasti ada rasa kesedihan

Kini hatiku rindu penuh kebencian
Hatiku berkeping - keping penuh kekecewaan
Bagai serpihan mutiara retak di dasar lautan
Dan tercecer di antara bongkahan batu bata reruntuhan
Berserakan di antara debu dan puing yang bertaburan

Ketika kau lihat perkampungan yang disapu amukan ombak lautan
Begitulah ..kandas sudah karang hatiku yang penuh harapan
Dimana kuharapkan kapal hatiku bisa berlabuh di pelabuhan hatimu
Begitulah ...hatiku merasa jijik dengan kata - kata manis yang menjanjikan
Dimana kau dan aku pernah berjanji tuk merajut dua hati
Ketika kau dengar lantunan lagu yang merdu dinyanyikan....
Telingapun kecut ketika mendengar manisnya janji ketika kau ucapkan
Bahkan lebih dari itu tlah kubakar seluruh catatan - catatan rindu tentang
kau dan aku

Rinduku yang harus kulempar kepermukaan langit malam.....
Dan semakin ku sadar ketika engkau ingkar...
Ingkar pada janji yang pernah kau ucapkan
Ingkar pada harapan yang pernah kau berikan
Dan ingkar pada setiap pertemuan yg pernah kita lakukan

Kau lupakan waktu yang tlah berlalu
Kau janjikan masa depan dengan penuh harapan
Kau jalani waktu dengan ungkapan - ungkapan kebahagiaan
Tapi...kini kau ingkari sudah...
Seolah tiada arti semua penantianku...
Kau bakar harapanku
Tapi...kini kusadar....karena engkau lahir dalam lamunanku
Engkau besar dalam asuhan khayalanku
Ya...Rabb maafkan kesalahan hamba-Mu ini
Bimbing langkah dan ucapku.....selama ini
Agar senantiasa ada dalam ridlo-Mu. Amin

CINTAKU SLALU UNTUKMU

Kala senja mentari tak bersinar lagi
Kucoba tuk meraih impian malam yg tak tercapai
Menggapai cahaya bintang nan indah
Memeluk awan yg lembut
Menyinari kelam dengan cahaya kasih
Walau tak lagi bersama
Akukan slalu mengingatmu walau sekejap
Mengingat saat-saat indah bersama
Walau tak lagi bersinar
Mentariku tetap untukmu
Walau tak lagi bersemi
Cintaku slalu untukmu
Kasih ingatlah diriku walau sekejap
Karena kenangan indah bersamamu adalah permata bagiku
Karena hati ini selalu untukmu

TERSIKSA RINDU

Kala Malam menyapa bumi
kala si empunya sinar tenggelam dibalik awan
Yang kuingat hanya kamu
yang kurindu senyumanmu
Ku berjalan dalam malam
berharap embun malam membawa rinduku pergi
tapi semua percuma karena dingin malam mengingatkanku tentangmu
Haruskah ku lari dari rindu ini
dapatkan ku hempaskan rindu ini
hinggu kau tak hadir lagi dalam mimpi dan anganku
Musim berganti dan berlalu
tapi rinduku padamu tak pernah berlalu
Kusadari kau bukan untukku
Tapi akankah rindu ini menyiksaku slalu
hingga ku terluka
rinduku menyiksaku
rinduku melukaiku
Jika boleh memilih ku takkan mau merindumu

ATAS NAMA KERINDUAN

Atas nama kerinduan kupanggil..namamu..
Atas nama kerinduan kucumbu..bayangmu..
berharap pagi benar2 membawa nyata hadirmu..

Atas nama kerinduan..kukatakan
aku lelah bercanda dengan takdir..
kuludahi jarak..
kumaki...waktu..
yang...membuat kata jauh
antara...
aku dan kamu...

Atas nama kerinduan..
aku memanggilmu..kembali...

UNTUK BEKASKU YANG MANIS

Masih ingatkah kamu sayang
Ketika langit disana penuh bintang
Bulan bersinarpun penuh rupa
Kita berdua saling bercerita
Kenyataan dan mimpi berpadu rasa
Pekat tak ada, yang ada terang terasa.
Pohon itu masih ada
Sebagai saksi malam dengan apa yang terjadi
Waktu purnama itu.
Pohon itu masih ada
Tapi rasa hilang dari dalam dada
Kasih sayang yang pernah kau berikan
Kini tak pernah bisa aku rasakan
Kau tercipta buat yang lain
Bukan untuk aku
Sampai kini aku masih
Selalu mengagumi dirimu

SEBUAH KERINDUAN

Cinta bukan sayang
Sayang bukan cinta
Kasih bukan sayang
Sayang bukan kasih
Hatiku membeku
Dalam rindu tak bertuan
Aku tergugu
Dalam tangis kerinduan
Aku rindu pada cinta
Tapi sayang bukan cinta
Aku rindu pada kasih
Tapi sayang bukan kasih
Cintaku bukan retorika
Kasihku bukan ilusi
Bibirku kelu
Saat bicara cinta
Hatiku beku
Kala kasih mendera
Hingga tercipta
Seorang tuna daksa
Aku berharap tentang cinta kasih
Sayang
Hanya cinta
Aku mendamba kasih sayang
Sayang.
Kata kasihan yang terucap.

SAJAK CINTA

Aku tulis sajak ini dalam keheningan malam
Ditemani nyanyian jengkerik dan lantunan sang katak
Kekasihku...
Aku menuliskan sajak ini kepadamu
Adakah hatimu yang bersih mengerti
Bahwa aku sangat menyayangimu
Angin malam kala itu
Memberanikan aku untuk berkata bahwa aku cinta kamu
Aku yang terpenjara dalam hasrat yang tak pernah sampai
Terbelenggu dalam keinginan-keinginan yang tak pernah muncul
Kekasihku...
Teima kasih atas apa yang kau beri
Senang
Sedih
Suka
Duka
Adalah proses yang jangan pernah terlupa
Kekasihku...
Pernahkah engkau membayangkan
Kita berjalan bersama mengarungi kehidupan
Berjalan atas nama cinta kasih kita
Tuhan....
Hantarkanlah kami pada apa yang engkau kehendaki

KUTULIS SENYUMMU SEBAGAI WARNA YG HILANG

Kulukis senyummu sebagai warna yang hilang.
Keping-keping rahasia menjangkau dadaku.
Akupun berdendang dalam palung terdalam.
Menarikan cinta bergaram sepi dan kecemasan.
Dan sungguh tahu sebatang igaku telah hilang).
Sementara kau terus nyalakan kata membakari dusta.
Hingga leleh karat topeng-topeng.
Bebungaan tumbuh mengiringmu.
Langkahmu pun menjelma tarian benderang,
lebih dari sekedar rintik hujan.
Menepikan kenakalanku.
Akulah sepi, setebah bumi yang dahaga.
Kulihat langit merendah mengibar kerudungmu.
Dan kubaca milyaran pagar terentang bagi gunung-gunung angkaku yang meliar.
Hingga kutuntun seutas sungai airmata menempuh ujung kerudungmu.
Jazirah dimana cahaya terbit
memadamkan tawa yang dikirim ocehan radio, internet, televisi, dan lampu-lampu.
Dan terus kulukis senyummu sebagai warna yang hilang.
Sebab sumur-sumur sekarat di hatiku.
Lihatlah, aku mengerang! Mengerang?

PATAH HATIKU

Kau berubah....
Dingin dan bisu.......
Tak menanggapi sepiku tanpamu..
Tak mengerti aku yang membutuhkanmu..
Mematahkan hatiku.
Kau harus tahu...
Ku hanya sayang padamu...
Kamu harus mengerti...
Aku cinta dirimu

Kini kau semakin jauh dan membisu
Apa yg dapat kulakukan agar kau mau berubah
Semua usahaku sia-sia
Akhirnya kupaksakan diri menerima kenyataan
Cintamu telah berlalu

Mengapa semuanya jadi begini
Mimpi yang indah tinggalah mimpi
Janji semanis madu yang pernah kau ucapkan
Pahit kini kurasakan

Kata-kata yang indah dulu
Kini tajam bagaikan sembilu
Pedih menusuk hatiku
Kenangan yang indah membuatku mengalirkan air mata kesedihan

Tapi semuanya telah terjadi
Kau tak mungkin kembali
Ku tegarkan diriku tuk menyambut hari esok yang akan datang
Walau aku kini telah patah hati
Semangatku tak pernah patah karenamu sayang

BILA KAU HARUS PERGI

Izinkanku mengenang dirimu sekali lagi
untuk meyakinkan diriku sendiri
hari-hari yangkan kulalui nanti
tanpamu disisi itu adalah hal yang benar
bukan hanya mimpi

jujur kuakui......
aku tak pernah menyesal mencintaimu
aku bersyukur pernah memilikimu
walaupun sesaat namun dapat membuatku bahagia

kasih bila memang kau harus pergi
bawalah selalu namaku dalam hatimu
dan bila kau ingin kembali
aku selalu siap menerimamu dengan cintaku

SEBUAH BINTANG AKAN TERBIT LAGI

Saat Kunantikan Bunga Itu Tumbuh
Bersama Detik Waktu Dan Kilas RInduku
Ku Masih Percaya Kalau Cinta Itu Indah!
KU Masih Merasakan Getar Itu Ada
Setelah Lama Mati Kaku Terpaku

Ku coba melangkah Berharap Pagi yang Cerah
Dalam Titian rindu yang Kucoba Gapai
Agar Tidak ada Tangis Sedih Lagi
Agar Aku Bisa Merasakan
Bahwa CInta Itu Benar-Benar Indah!

Namun Perjalanan Ini Begitu Berliku
Dan Masih Berliku Lagi!
Andai Saja Ku Temukan Cinta
Andai Saja Ku Temukan RIndu
Akan Ku Jaga, Akan Ku Pupuk Biar Mekar Kuncup-Kuncupnya

Dan Saat Pagi Datang
Ku BISa Melihat Bunga Itu Mekar

Dan Semuanya Untukmu!
Andai Kamu Bisa!
Andai Aku BIsa!

Hari Ini
Sebuah Bintang Akan Terbit Lagi!
Yang Menerangi Malam Saat Mata Terpejam
Yang Mengiringi RIndu Saat Cinta Berpadu

Suatu Saat Nanti!
Andai Kamu Bisa!
Andai Aku BIsa!


Dan Aku Pasti Bisa!
Karena Dalam Mimpi Dan Dalam Cinta
Tidak Ada Yang Tidak Mungkin!

Bismillahi Tawakaltu 'Alallah
Lakhaula Walakuwwata Illabillahil
'Aliyyul Adzim!

KEAGUNGAN CINTA

kerinduan yang selama ini aku pendam telah sedemikian dalam
meresap disetiap relung kalbuku
Aku menjadi hampa
tanpa cahaya cintamu

perpisahan kita telah menyisakan luka
mengoyak ke dalam sanubariku
melenyapkan segala harapan
dalam isak tangis keagungan cinta

Walau kita tak mungkin bersatu kembali
namun masih ada asa yang membuatku yakin
bahwa cintamu masih terpatri untukku

Dalam setiap mimpiku
kau selalu hadir
Meratap mengajakku kembali

Namun apalah artinya cinta
bila tidak mungkin bersatu
karena kau telah terikat dalam perkawinan semu
yang tidak pernah engkau harapkan!!!!!

CINTA SEMU

saat kau melintas dibandar pesawat hatiku
suaramu menerobos memasuki celah-celah sempit
dari sebuah kasih sayang
andai kau tau
memori otakku dan inti hatiku
kau akan mengerti
betapa berartinya dirimu padaku
hari-hari kulalui dengan membawa wajahmu yang lugu
hari-hari kulalui dengan penuh pesan cinta untukmu
kasih...
kau gadis impianku
kau gadis hatiku
yang lama aku tunggu
kini gadisku telah ada dihadapanku
membawa sejuta harapan dalam hidupku
dan sejuta kebimbangan dalam hidupku
kasih
lihatlah pelangi yang menghiasi bumi
dengan sejuta warna-warni keindahan
itulah dirimu
yang telah menghiasi jiwa ragaku
menghiasi mimpiku yang kalbu
mungkinkah aku telah jatuh cinta
mungkinkah aku telah gila karena cinta
wahai pecinta terangkanlah dirinya
rayulah hatinya, perasaannya
agar dia tau
bahwa aku sangat menyayanginya
aku sangat mengaguminya
ani....
kau telah mencuri hatiku
kau telah menyentuh perasaanku
kau telah membuat hidupku tak berdaya

SELAKSA JINGGA

mencoba meraba dalamnya relung hati
ada getar makna bergejolak disini
mengalirkan embun embun pagi
menaburkan selaksa pesona sukma

mendayung kumencari sebuah arti sunyi
sebelumnya tak pernah teruarai disini
ehm.. cobalah terselami
dan, biarlah sedkit terselami

duhai apakah makna hati....
bagi sesosok haus hasrat akan tebaran sentuhan aura
manyentuh jelaga jiwa
merangkaikan peluh peluh raga...

aku merasa , sebuah sentuhan cinta..
cinta laksana udara surga bagi dunia
dia bagai nyala yang berkobar dari dalam rasa
bayak hal menakjubkan disana

tak terbayangkan....
bila dunia tercipta tanpa sentuhan cinta
bukit bukit tampak sakit
bunga bunga seperti merana dibuatnya

aku percaya akan kebebasannya
kekuatan untuk mencintai
adalah anugerah dan cahaya
untuk mengungkapkan rahasia hati pada jiwa

atas nama cinta yang menerawang di temaram senja
kupersembahkan untuk dunia
dan terutama akan sentuhan seorang dara
yang membungkam peluh dunia
dengan cintanya.....
semoga.............

BAHAGIA UNTUKMU

pergi lah bila itu bisa membuat mu bahagia..
berjalan lah dan jangan pernah menoleh kebelakang lagi..
pergi lah dan bawalah seluruh rasa ku..
biar aku disini tanpa secercah rasa dan asa
membangun dan membuka asa dan rasaku padamu butuh doa dan jawaban dari TUHAN ku.
ketika doa mendapat jawaban ku terima dengan sukacita dan penuh cinta
namun kini persembahan dari doa kita harus tersia..
biar lah jangan di risaukan
mari kita kembali kan kepadaNYA
bukan kita yang mengkhianti doa kita..
tapi memang jalan nya harus tersia..
tersenyum lah engkau untuk kebahagianmu
dan aku akan tersenyum untuk kebahagianmu juga..
tentang kebahagian ku..??
tak perlu engkau risaukan..
bahagia melihat engkau bahagia
itu cukup membahagian kan untuk ku..
kembali ku katakan..
akan kubangun tembok setinggi cakrawala
di dalam kisi hati ku..
dan takkan kubiar kan seorang pun untk menggapai nya..
sampai TUHAN ku membuka kan nya..
akan ku jalani asa ku sendiri..
takkan ku toleh kan lagi ke hadapmu..
bahagiaku untukmu..

DO'A UNTUK SEORANG KEKASIH

Untuk seseorang yang telah mengisi ruang hati yang dulu hampa....
Allah Yang Maha Pemurah....
Terima kasih Engkau telah menciptakan dia
dan mempertemukan saya dengannya
Terima kasih untuk saat-saat indahyang dapat kami nikmati bersama
Terima kasih untuk setiap pertemuanyang dapat kami lalui bersama
Saya datang bersujud dihadapanMU...
Sucikan hati saya ya ALLAH, sehingga dapat melaksanakan kehendak dan rencanaMU dalam hidup saya.
Ya ALLAH, jika saya bukan pemilik tulang rusuknya, jangan biarkan saya merindukan kehadirannya...
Jangan biarkan saya melabuhkan hati saya dihatinya...
Kikislah pesonanya dari pelupuk mata dan jauhkan dia dari relung hati saya...
Gantilah damba kerinduan dan cinta yang bersemayam di dada ini
dengan kasih dari dan padaMU yang tulus dan murni...
dan Tolonglah saya agar dapat mengasihinya sebagai sahabat.
Tetapi jika Engkau ciptakan dia untuk saya...
Ya ALLAH tolong satukan hati kami....
Bantulah saya untuk mencintai, mengerti dan menerima dia seutuhnya...
Berikan saya kesabaran, ketekunan dan kesungguhan untuk memenangkan hatinya...
Ridhoi dia, agar dia juga mencintai dan mau menerima saya
dengan segala kelebihan dan kekurangan saya..
sebagaimana telah Engkau ciptakan.....
Yakinkanlah dia bahwa saya sungguh-sungguh mencintai
dan rela membagi suka dan duka saya dengan dia...
Ya ALLAH yang Maha Pengasih Lagi Maha Pemurah,
dengarkanlah do'a saya ini...
Lepaskanlah saya dari keraguan ini menurut kasih dan kehendakMU...
ALLAH yang Maha Kekal
Saya mengerti bahwa Engkau senantiasa memberikan yang terbaik untuk saya..
Luka dan keraguan yang saya alami, pasti ada hikmahnya.
Pergumulan ini mengajarkan saya untuk hidup makin dekat kepadaMU
untuk lebih peka terhadap suaraMU yang membimbing saya menuju terangMU...
Ajarkan saya untuk tetap setia dan sabar menanti tiba saat waktu yang telah Engkau tentukan...
Jadikan KehendakMu dan bukan kehendak saya yang menjadi dalam setiap bagian hidup saya...
Ya ALLAH, semoga Engkau mendengarkan dan mengabulkan permohonanku

SAHABATKU

MANIS KATA BAURKAN MAKNA.
RAMAH SAPA SIRATKAN GELORA.
DISENYUMMU TERSIMPAN TANYA
PESAN RINDU TAKKAN PERNAH HADIR DALAM KATA
SIMPAN SEMUA CERITA
SELAMA INI HANYA INDAH KU RASA HADIRMU
WALAU KINI HANYA BAYANGAN
YG ADA CAHAYA SINAR DARI HATIMU YG JADI TEMAN MIMPIKU.
TAPI ENTAH LAH
KINI SIRNA TANPA ADA PRASANGKA
WALAU HANYA SESAAT
BIAS TAWAMU YG AKAN TEMANI ISI HATI
SEJENAK AKU SADAR
HARAPKU MULAI SIRNA MENGUNCANG SISIJIWA
MEREBAK DALAM TANYA ADILKAH DUNIA BAWA KUMELANGKAH
KAPANKAH SEMUA AKAN ABADI
AKU TATAP CERMIN DIRI TUK CARI JAWAB
TAPI GELAP HAMPA TIADA WARNA
PUDARSUDAH ANGANKU AKAN DIRIMU
TINGGALKAN BAYANGANMU
KAU HADIR SAAT DIRIKU PENUH LUKA DAN BERLAWANSEPI
SENDIRI AKU BERBISIK TANPA BERKAWAN
TAKKAN ADA YG KAN KU USIK
KU TERUS BERJALAN
TERBELENGGU DALAM RUANG DAN WAKTU
TELUSURI JALAN YG PENUH RINTANGAN
SERIBU BAYANGAN DIRIMU TERUS MELAYANG MENGISI SELURUH KHAYALKU
BUKA SEMUA LUKA
KU INGIN KAU HILANG DARI KU
TERSUDUT AKU DI DINDING TAK ADA YG MENGHAMPIRI
SEMAKIN SENJA SEMAKIN MALAM
KU COBA TERUS TERTAWA
KU COBA MENGETUK NURANI
TAPI HANYA TERDIAM
SEMUA TERASA JAUH
SEMUANYA TAK AKAN BERPALING
KUJELANG SURYA MENTARI PAGI INISEINDAH SINAR HATI MU
AKU COBA UNTUK MENGERTI SEMUA.
HAI SOBAT APAPUN KAU ADANYA
AKU TAKKAN BERUBAH
KAUADALAH SAHABAT SEJATIKU
UNTUK SELAMANYA
RAIH LAH SEMUA IMPIANMU
WALAU KAU AKAN TERJATUH
OK

KESENDIRIANKU

dalam kesendirianku
kucoba merajut kembali
benang-benang anganku
kubangun kembali mimpiku yang tertunda
kadang kuingin kembali kemasa lalu
seolah-olah kau masih ada disampingku
dalam kesendirianku
kutata kembali angan-anganku
kuingin mengapai bintang
walau aku sadar itu hanya semu
kuingin berlari walau itu hanya ilusi
dalam kesendirianku
hanya satu yang tersisa
hanya satu yang ada
hanya satu yang kuinginkan
cinta itu kembali untukku

PENANTIAN DALAM KERINDUAN

Kutatap wajahku di cermin...
Ada air mata yang jatuh di pipi, kucoba bertanya di hati ini...
Bilakah dirimu akan kembali..?

Lama ku menanti dirimu kasih...
kupendam rinduku s'lama ini....
datanglah oh kasih basuhlah rindu ku ini...
Pelukdiriku jangan kau lepas lagi....
disini ku akan tetap menanti.....
Ku duduk sendiri, sepi hatiku tanpa kau di sisi...

Datanglah sayang cepat kau pulang, disini ku tetap menanti...
Kupeluk potretmu dekat di hati...
Kutatap wajahmu tiada henti....
kucoba hapuskan sedih di hati...
Kuyakin dan percaya, dirimu pasti akan kembali
mengulang keindahan cinta yang telah hilang
karna jarak dan waktu....

SELAMAT DATANG AIR MATA

Siapa mengubur kenangan di batas malam
Rindu menetes tanpa alur dalam gamang harapan tersia
Dimana telah kau buang cerita itu
Selamat datang luka hati apakah ini luka cinta?

Mestinya tak ada yang menyerah ketika matahari merah di ujung cemara
Tapi wajah kekasih hanya sayap lumpuh yang mati dalam sunyi air mata

Bungaku jiwa yang lumpuh dalam pasungan dilema
Membusuk disisa rindu tanpa selembar puisi sebagai tanda
Selamat datang air mata

KEKASIH SEMUKU

Kata menjembatani rasa
Terabaikan separuh nalar dan berharap indah
Namun....
Entah karena apa aku mencintai itu

Ketika siang mulai payah
dewi malam molek dengan gaun berajut bintang
Hayal meronta menikmati keagungan semu
Saat yang sama
mungkin kau lelap dalam tidurmu tanpa mengingatku

Malam tak berhenti beranjak
Tak bisa kuhitung yang ku mau
Yang kumau menyibak kebenaran hatimu
Yang kumau tahu makna katamu
Yang kumau jujurmu akan arah yang kau tuju
Yang kumau menatap lekat dua matamu
Yang kumau nikmati senyummu bukan ucapmu
Yang kumau sekedar genggam jemarimu
Yang kumau tak harus kupilah perasaanku antara nyata dan semu

Aku coba palsukan rasaku
Abaikan gemuruh dalam benak
Namun....
Galau mengganggu
Resah menyelubung
Kalut menyulut
Akhirnya bayangmu membungkamku

Sedetik pertama mungkin aku bahagia
Larut akan kata yang kutahu maya
Dan lagi yang tak kumengerti
Kenapa aku menikmatinya?

Kekasih semuku...
Tolong untai kata-kata sederhana
Hingga aku tak perlu lambungkan hayal
Hingga aku tak berharap cinta
Hingga aku mampu hengakangkan hati atasmu

Mungkin aku takut sakit
Mungkin aku benci terluka
Beri tahu aku,
Dimana harus kutempatkan hatiku seharusnya?

Kekasih semuku
Maafkan aku
Bila akhirnya ada cinta
Bila ternyata separuh hatiku tak mampu beranjak
Tolong mengerti,
Karena aku telah coba memilahnya

Malam makin larut
Dingin merasuk
Membekukan rasaku
Namun aku makin mengingatmu
Kurapatkan mata dan ku ucap
"Kekasih semuku...
Kan ku sua kau dalam mimpiku malam ini
Izinkan aku meminta sedikit darimu
Biarkan kusentuh jantung milikmu
Dan jawab aku!
Apakah separuh gemuruhnya karena aku??
Kekasih semuku...
Esok pasti menunggu
Kisah kita akan berlanjut
Mungkin kita akan tuai kecewa
Namun....
Percayalah!
Aku akan tetap menunggu
Kekasih semuku...
Selamat tidur

MERINDU

kenangan itu lekat di hayalku
mengusik hati yang mulai sayu
lunglai termakan sang waktua
ku ingin berlari bersama angin
menggapai setetes embundi tengah sahara
tetapi tubuhku kaku, beku
sekeras bongkahan salju
tersenyum dibalik kesedihan
tertawa bersama hati yang luka
menangis...
hati bergetar diiringi kepahitan
gundah..
gulana..
melangkah dengan ketidakpastian
atas sikapmu yang membisu seribu bahasa
berpangku pada kejamnya bentang
mengukir kerinduan tercela
aku terpuruk
menanti senyummu,suryaku
menyapu gelapnya dinding hatiku

KEMBALI DATANG SEBERKAS SINAR TERANG

Kembali datang seberkas sinar terang
Pengganti lentera cintaku yang padam,
Segala sudut hatiku yang terasa gelap
Kini penuh dengan cahaya kedamaian

Telah kokoh sayap cintaku
Yang dulu rapuh tanpa sebilah asa
Telah penuh segenap ruang jiwaku
Bersama rasanya yang tulus

Dia telah menggetarkan
Dawai-dawai hatiku
dengan irama tanpa nada

Dia bagai seorang bidadari
Yang sengaja datang menemuiku
Untuk memberikan sebuah kebahagiaan

Dia adalah CINTA
Satu rasa dalam hati yang harus kujaga
Satu rasa yang takkan pernah sirna

sumber unknown