SABDA MATAHARI
Rangkaian awan hitam untaian bintang redup menghiasi perjalanan cinta matahari dan bulan
Wahai bulan apakah artiku tanpa senyum mu
Kubiaskan cahyaku pada jagad raya
serukan aku adalah engkau dan engkau adalah aku
biarkan cinta kita menyejukan rasa semesta
Niscaya cinta itu menghangatkan bunga pepohonan dan gunung
jangan biarkan awan kelam menghalangi kita
Saat aku letih bersinar
senyumlah padaku agar derita ku menjauh
tuntun aku dalam gengaman hati mu wahai sang dewi
Raut wajah keindahan menerpa laksana embun kesucian
Membungkus makna hadir ku bagimu
rasuki roh ku dengan untaian makna cinta
selami jiwaku temukan permata hati
Maka mengertilah engkau
mengapa takdir ku di penuhi bencana
Aku menjerit dalam keindahan yang begitu menjelita
kurangkul sedih kesedihan menjadi kebahagiaan
selembut pelita abadi membasahi naluri cinta ku
tanya ku membekas hingga menjadi jawaban
aku datang padamu saat itu
dengan membawa sejuta makna kasih yang memerah bila tersapu kelam
Sang yang kau tak hanya elok bilamana senyum mu
yang menguntai membasahi padang yang kering
tapi di saat kau pun menjerit dalam sutra yang lembut
bening masih tersimpan ayu mu
melepas perih duhai dewi
dapatkah aku terus memeluk mu
karena aku tak sangup melepas rasa
di mana aku rasakan puncak bestari cahaya kemilau
Ku baringkan kau dalam hati ku
yang begitu jauh dalam melebihi antara bulan dan matahari
Hai keindahan senja yang ke emasan
ingin kurasuki jiwa mu
hinga kita jauh begitu dekat
sang pengelana malam yang memancarkan pantulan titik semesta
ingin ku hadiahi kau pengadil nya
setiap detak jantung dan nafas ku
ku pangil nama mu hinga tiada waktu
pada suatu hari itu
Wahai bulan apakah artiku tanpa senyum mu
Kubiaskan cahyaku pada jagad raya
serukan aku adalah engkau dan engkau adalah aku
biarkan cinta kita menyejukan rasa semesta
Niscaya cinta itu menghangatkan bunga pepohonan dan gunung
jangan biarkan awan kelam menghalangi kita
Saat aku letih bersinar
senyumlah padaku agar derita ku menjauh
tuntun aku dalam gengaman hati mu wahai sang dewi
Raut wajah keindahan menerpa laksana embun kesucian
Membungkus makna hadir ku bagimu
rasuki roh ku dengan untaian makna cinta
selami jiwaku temukan permata hati
Maka mengertilah engkau
mengapa takdir ku di penuhi bencana
Aku menjerit dalam keindahan yang begitu menjelita
kurangkul sedih kesedihan menjadi kebahagiaan
selembut pelita abadi membasahi naluri cinta ku
tanya ku membekas hingga menjadi jawaban
aku datang padamu saat itu
dengan membawa sejuta makna kasih yang memerah bila tersapu kelam
Sang yang kau tak hanya elok bilamana senyum mu
yang menguntai membasahi padang yang kering
tapi di saat kau pun menjerit dalam sutra yang lembut
bening masih tersimpan ayu mu
melepas perih duhai dewi
dapatkah aku terus memeluk mu
karena aku tak sangup melepas rasa
di mana aku rasakan puncak bestari cahaya kemilau
Ku baringkan kau dalam hati ku
yang begitu jauh dalam melebihi antara bulan dan matahari
Hai keindahan senja yang ke emasan
ingin kurasuki jiwa mu
hinga kita jauh begitu dekat
sang pengelana malam yang memancarkan pantulan titik semesta
ingin ku hadiahi kau pengadil nya
setiap detak jantung dan nafas ku
ku pangil nama mu hinga tiada waktu
pada suatu hari itu

0 Comments:
Posting Komentar
<< Home